Latar Belakang PT.Angsoduo Bisnis Teknologi

PT. Angsoduo Bisnis Teknologi adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Jasa / Enterpreneur dengan memberikan santunan kepada member yang tertimpa musibah (kecelakaan) baik kecelakaan kerja, rumah tangga, kecelekaan lalu lintas dan lain-lain juga dapat berpenghasilan dengan memakai metode jaringan dengan sistem yang baik yang dipilah dari berbagai perusahaan berbasis network di seluruh Indonesia.

Santunan

Kepada para member yang telah terdaftar akan diberikan voucher senilai (Rp.300.000/Voucher) tergantung dari berapa Hak Usaha yang dimiliki dan akan diberikan santunan Maksimal Rp.250.000.000 tergantung persentase ilustrasi kejadian dan tingkat resiko yang ada dan dari unsur ketidaksengajaan.

Kebangkitan

Jangan pernah putus asa dengan apa yang di derita , bangkitla dengan apa yang kita punya seadanya . jika kala terkena musibah cobalah hal yang baru dan suasana yang indah . terus bangkit agar menjadi lebih baik :) *Kebanyakan seseorang tidak menyadari betapa dekat nya mereka dengan titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah :|

Binari

Bonus Sponsor : Apabila anda mengajak orang terdekat anda maka anda yang akan menerimanya Bonus Pasangan : Apabila terjadi pasangan disetiap jaringan anda dan ada lagi bonus titik yg anda punya

Bonus Reward

Bonus Reward adalah bonus penghargaan yang diberikan kepada member karena telah berhasil mencapai posisi tertentu di kiri dan kanan mereka juga dimaksudkan untuk mendongkrak minat dan semangat para member untuk mencapai posisi tersebut dimana itu bisa berupa uang/barang seperti gambar diatas, salah satu dari 3 bonus di PT.ABT, bisa di check langsung di www.angsoduobisnis.com

Tuesday, August 5, 2014

Sukses itu pilihanku (Success Is My Choice)


√   People become really quite remarkable when they start thinking that they can do things. When they believe in themselves, they have the first secret of success.
Manusia akan memiliki kekuatan yang luar biasa bila mereka mulai yakin akan kemampuan meraka melakukan hal-hal yang semula mereka kira tidak mungkin bisa mereka lakukan. Ketika manusia mulai percaya pada kemampuan mereka, mereka memiliki kunci sukses mereka yang pertama.
~  N orman Vincent Peale  ~
line

√   If we had no winter, the spring would not be so pleasant; if we did not sometimes taste of adversity, prosperity would not be so welcome.

Bila kita belum merasakan bekunya musim dingin, kehangatan musim semi tidak akan terasa terlalu menyenangkan. Bila kita tidak pernah sekali-sekali merasakan pahitnya kehidupan, maka kemakmuran akan terasa hambar dan biasa-biasa saja.
~  A. nne Bradstreet  ~
line

√   Any man's life will be filled with constant and unexpected encouragement if he makes up his mind to do his level best each day.


Kehidupan seseorang akan terus dipenuhi dengan kejutan-kejutan yang menyenangkan dan memberikan semangat tanpa henti, bila dia bertekat untuk melakukan yang terbaik yang mampu dia lakukan setiap harinya.
~  B ooker T. Washington  ~
line

√   Either do it with a whole heart, or don't do it.

Kerjakan dengan sepenuh hati, atau tinggalkan sama sekali. Jangan setengah setengah.
~  A lan Cohen  ~
line

√   Anything worth doing is worth doing well.

Bila memang sesuatu itu baik (berguna, bermanfaat), maka ia harus dikerjakan dengan baik. atau
Segala sesuatu yang baik, layak dikerjakan dengan baik. (Jangan setengah setengah).
~  M y Father  ~
line

√   That man is richest whose pleasures are cheapest.

Orang yang paling kaya adalah mereka yang rasa syukur dan bahagianya bisa timbul dari hal-hal yang paling murah, paling sederhana.
~  H enry David Thoreau  ~
line

√   If hard work were such a wonderful thing, surely the rich would have kept it all to themselves.

Bila memang kerja keras adalah kunci kesuksesan dan kekayaan, tentunya para orang kaya tidak akan membaginya dengan yang lain. (Mereka tidak akan meminta orang lain bekerja untuk mereka. Mereka akan bekerja keras mengerjakan semuanya sendiri).
Dengan kata lain, kerja keras bukanlah kunci sukses dan kekayaan yang sejati.
~  L ANE KIRKLAND  ~
line

√   Life begets life. Energy becomes energy. It is by spending oneself that one becomes rich.

Kehidupan menimbulkan kehidupan. Energi menimbulkan energi. Hanya dengan memberikan diri dan kemampuan kita sepenuhnya, kita bisa menjadi kaya.
~  S ARAH BERNHARDT:  ~
line

√   A man who carries a cat by the tail learns something he can learn in no other way.

Seseorang yang mencoba mengangkat kucing dengan menarik ekornya, akan belajar sesuatu yang tidak akan bisa dia pelajari dengan cara lain.
(Bila kita melakukan kesalahan fatal, kita bisa belajar dari kesalahan itu begitu rupa sehingga tidak akan terulang lagi. Atau bila kita nekat melakukan sesuatu yang konyol, toh sesuatu itu akan mengajarkan sendiri kepada kita pelajarannya. )
~  M ark Twain  ~
line

√   Always bear in mind that your own resolution to succeed is more important than any one thing.

Ingatlah selalu bahwa niat dan tekatmu sendiri untuk sukses-lah yang lebih penting dari faktor apapun lainnya dalam menentukan kesuksesanmu.
~  A braham Lincoln  ~
line

√   It always seems impossible until its done.

Banyak sekali hal yang tampak tidak mungkin sampai ia dikerjakan. (Yang tampak sepertinya tidak mungkin sekalipun, bila telah dicoba biasanya bisa menjadi mungkin.
~  N elson Mandela   ~
line

√   No person can succeed in a line of endeavor which one does not like.

Tidak ada orang yang benar-benar bisa sukses bila dia melakukan sesuatu yang tidak dia sukai.
~  N apoleon Hill  ~
line

√   People create their own success by learning what they need to learn and then by practicing it until they become proficient at it.

Orang menciptakan kesuksesan mereka sendiri dengan cara mempelajari semua apa yang perlu mereka pelajari dan kemudian menerapkannya sedemikian rupa sehingga mereka benar-benar menjadi mahir dalam hal tersebut.
~  B rian Tracy  ~
line

√   People rarely succeed unless they have fun in what they are doing.

Orang jarang yang bisa sukses bila mereka tidak menikmati apa yang mereka kerjakan.
~  D ale Carnegie  ~
line

√   Success is getting what you want; happiness is wanting what you get.

Sukses adalah mendapatkan apa yang kau inginkan; sementara kebahagiaan adalah menyukai apa yang sudah kau dapatkan tadi.
~  D ale Carnegie  ~
line

√   Success is not a destination, it's a journey.

Sukses bukanlah sebuah tujuan melainkan terjadi sepanjang perjalanan hidup ini.
~  Z ig Ziglar  ~
line

√   The most successful men in the end are those whose success is the result of steady accretion. It is the man who carefully advances step by step, with his mind becoming wider and wider - and progressively better able to grasp any theme or situation.

Orang-orang paling sukses biasanya adalah mereka yang berhasil menuntaskan usahanya dengan perkembangan yang konsisten, setahap demi setahap memang tetapi tanpa terhenti. Mereka yang dengan seksama terus maju selangkah demi selangkah, dengan pikiran dan wawasan yang semakin lama makin berkembang dan canggih, sehingga mampu memahami sesuatunya dengan semakin baik dari hari ke hari.
(Intinya, sukses tercapai bila seseorang itu melakukan sesuatu dengan pelan tetapi pasti, terus berkelanjutan dan makin berkembang.)
~  A lexander Graham Bell  ~
line

√   The real oppurtunity for success lies within the person and not in the job .

Kesempatan untuk sukses tidak terletak pada apa yang dikerjakan seseorang tetapi pada diri dan kemampuan orang itu sendiri.
~  Z ig Ziglar  ~
line

√   The men who succeed best in public life are those who take the risk of standing by their own convictions.

Orang-orang yang kehidupannya dianggap masyarakat sebagai sukses biasanya adalah orang-orang yang berani mengambil resiko dalam meyakini dan mempertahankan keyakinannya tersebut meskipun bertentangan dengan semua di sekitarnya.
~  J ames Garfield   ~
line

Hidup sukses = hidup yang bermanfaat bagi orang lain
line


Masih terus bersambung.



Tunggu bagian selanjutnya kumpulan kata mutiara motivasi sukses kami ini.


Salam Sukses Selalu,

Perbedaan : Direct Selling, MLM, dan Network Marketing


Industri Network Marketing (NM) diakui atau tidak telah menjadi salah satu industri yang berkembang dengan pesat. Para pakar ekonomi baik nasional maupun internasional banyak yang telah mengakui dan mengkategorikan industri NM sebagai satu model bisnis distribusi yang bagus sekali. Beberapa pakar bahkan telah memprediksikan bahwa NM akan menjadi trend bisnis di masa depan. Mereka juga memprediksikan bahwa NM akan booming mulai tahun 2018.
Kajian-kajian, seminar-seminar yang membahas tentang model bisnis seperti ini telah diadakan diberbagai tempat di belahan dunia ini. Yang kemudian pada akhirnya menyimpulkan bahwa bisnis NM merupakan satu jenis usaha independen yang bisa diandalkan sebagai sebuah sumber penghasilan. Banyak perusahaan yang kemudian mengadopsi sistem ini meskipun tidak secara terbuka. Pernahkah Anda sebagai pemegang Kartu Kredit ditawari untuk mengajak orang lain menjadi pemegang kartu kredit juga? Dimana perusahaan penerit kartu kredit akan memberikan imbalan berupa point yang dapat ditukar dengan sebuah komoditi, misalnya sebuah laptop, atau kesempatan
menginap di suatu hotel berbintang. Maka secara tidak sadar Anda telah terjun ke dalam model bisnis NM. Ya, itulah bisnis MLM, Mulut Lewat Mulut.
Robert T. Kiyosaki, salah seorang pakar di bidang finansial sangat merekomendasikan model bisnis NM ini untuk entrepreneur oleh mereka yang menginginkan kebebasan finansial. Beberapa kelebihan bisnis NM menurut Robert T. Kiyosaki adalah:
- Modal relatif kecil
- Resiko juga relatif kecil
- Tempat dan waktu fleksibel
Industri NM sendiri sebenarnya telah berusia cukup lama, sekitar 40 tahun yang lalu, sebuah perusahaan makanan kesehatan di Amerika yang bernama Nutrilite telah mendistribusikan produknya dengan model direct sales yang kemudian berkembang menjadi NM. Hingga akhirnya saat ini bermunculan banyak sekali perusahaan baik nasional maupun internasional yang mengubah konsep distribusinya menggunakan jalur NM.

Perbedaan Direct Sales, MLM dan Network Marketing
Ada perbedaan mendasar antara ketiga model distribusi langsung.
Direct sales sangat mengandalkan kemampuan menjual para distrbutornya. Biasanya model seperti ini disebut juga dengan Single Level. Perusahaan merekrut para distributor untuk menjual sebanyak mungkin produk untuk mendapatkan insentif yang lebih besar. Sedangkan dalam model MLM seorang distributor dapat mengajak atau mensponsori distributor lainnya untuk turut memasarkan produk. Sehingga jumlah transaksi akan semakin besar karena produk dipasarkan tidak sendirian. Insentif dapat dihitung berdasarkan selisih omset yang mensponsori dengan yang disponsori. Kedua model diatas sangat mengandalkan kemampuan selling ditambah kemampuan memotivasi untuk model MLM.
Konsep Network Marketing agak berbeda dengan dua model tadi. Network Marketing tidak terlalu menonjolkan kemampuan selling, bahkan pada kenyataannya, banyak yang berhasil di bisnis Network Marketing tanpa memiliki kemampuan menjual sama sekali. Konsep Network Marketing lebih menitikberatkan kepada membentuk sebuah “Customer Base” atau jaringan distribusi pemakai.
Direct Sales : 1 x 1000 = 1000, 1 orang menjual 1000 produk
MLM : 10 x 100 = 1000, 10 orang menjual 100 produk
Network Marketing : 1000 x 1 = 1000, ada 1000 orang yang memakai 1 produk

Mengapa banyak juga bisnis NM yang tutup?
Bisnis NM memang bagus, sehingga banyak bermunculan perusahaan-perusahaan yang memasarkan produknya dengan model NM. Tapi tidak sedikit diantara yang kemudian tutup.
Mengapa terjadi demikian?
Hasil analisis Silver Quantum Network (sebuah lembaga pengembangan diri dan pelatihan bisnis) ada beberapa hal yang membuat sebuah perusahaan NM dengan cepat tutup:
1. Perusahaan NM tersebut tidak memiliki kapital/modal yang cukup untuk menunjang operasional dan membagikan insentif kepada para distributornya.
2. Perusahaan NM tersebut tidak memiliki produk yang memiliki kekuatan penetrasi pasar yang kuat. Produknya tidak spesifik, banyak terdapat dipasaran, mudah disubstitusi oleh produk non NM yang jauh lebih murah. Produknya memiliki kualitas yang biasa-biasa saja.
3. Marketing Plan yang kurang menarik, bonusnya kecil, dan beberapa perusahaan terlalu berani mengumbar bonus. Contohnya ada beberapa perusahaan NM yang berani memberikan bonus mobil mewah kepada distributornya yang baru menjalankan bisnisnya selama 6 bulan
4. Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk memproduksi sendiri produk yang dipasarkannya. Sehingga ada resiko ketergantungan dari perusahaan pembuat produknya.
5. Perusahaan tidak memiliki sistem usaha yang jelas, dukungan yang kuat kepada para distributornya, dan manajemen perusahaan yang buruk
6. Tidak ditunjang dengan sebuah support system yang bisa terus memotivasi dan memberikan bekal jiwa enterpreneur yang cukup bagi para distributornya.
Semoga setelah membaca artikel ini anda menjadi mengeti tentang MLM secara benar.
Salam sukses untuk anda.

ABOUT US


1 . Profil Perusahaan PT. ANGSODUO BISNIS TEKNOLOGI adalah perusahaan jasa dan Enterpreneur Jasa : Perusahaan jasa merupakan unit usaha yang kegiatannya memproduksi produk yang tidak berwujud (jasa) dengan maksud meraih keuntungan. Akan tetapi, perusahaan jasa juga membutuhkan produk berwujud dalam menyelenggarakan kegiatan usahanya. Misalnya, perusahaan angkutan menawarkan jasa transportasi kepada masyarakat. Untuk mendukung usahanya, perusahaan membutuhkan sarana transportasi berupa mobil atau bus. Dari pengertian di atas, perusahaan jasa memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
A. Produk yang ditawarkan berupa benda tidak berwujud (jasa). Jasa merupakan sesuatu yang tidak bisa dilihat, tetapi manfaatnya bisa dirasakan.
B. Perusahaan dan konsumen kesulitan untuk mengukur tingkat harga jasa. Tingkat harga merupakan sesuatu yang bersifat tidak mutlak karena mahal atau tidaknya harga yang ditetapkan perusahaan tergantung tingkat kepuasan konsumen.
C. Produk yang ditawarkan tidak bisa disimpan dalam bentuk persediaan. Artinya, jasa tidak bisa disimpan, dijual kembali kepada orang lain, atau dikembalikan kepada perusahaan tempat konsumen membeli jasa. menurut wikipedia, jasa atau layanan adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan. Contoh dari bisnis jasa yang perkembangannya cukup pesat adalah:

1. Bisnis jasa: konsultan, keuangan, perbankan
2. Perdagangan jasa: eceran, pemeliharaan dan perbaikan
3. Jasa infrastruktur: komunikasi, transportasi
4. Jasa personal/sosial: restoran, perawatan kesehatan
5. Administrasi umum: pendidikan, pemerintah. Enterpreneur : Entrepreneur adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia entrepreneur didefinisikan : "Sebagai orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menyusun cara baru dalam berproduksi, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan operasinya, serta memasarkannya." jadi seorang entrepreneur harus memiliki kemampuan untuk berfikir kreatif serta imajinatif ketika ada sebuah peluang usaha dan bisnis baru. namun disamping itu seorang entrepreneur harus dapat memberdayakan dirinya untuk kebaikan sekitarnya, bukan orang yang memanfaatkan sekitarnya untuk kepentingan dirinya. Kelebihan Menjadi seorang entrepreneur yaitu : Memiliki Kesempatan untuk mewujudkan cita-cita. Memiliki Kesempatan untuk menciptakan perubahan. Untuk mencapai potensi penuh Anda. Untuk menuai keuntungan yang mengesankan. Memberikan kontribusi kepada masyarakat dan mendapatkan pengakuan untuk usaha Anda. Dapat melakukan apa yang disukai dan dapat memanfaatkan hasilnya untuk kabaikan.. Kami megembangkan perusahaan dengan cara merekrut member - member secara bekesinambungan , kami berusaha menjadi perusahaan jasa dan entrepreneur berkelas dengan landasan cinta dan peduli untuk menbantu orang - orang mendapatkan kualitas hidup nya lebih baik

Wednesday, July 23, 2014

Kedekatan






Hubungan emosi di tempat kerja, punya resiko dan keuntungan. Keuntungannya tentu saja adalah dalam kemudahan membina hubungan itu. Sambil kerja bisa mencuri-curi waktu menyirami benih cinta. Mengirit banyak beaya untuk sekedar wakuncar atau wajib kunjung pacar. Dengan ketemu setiap hari, memungkinkan bisa mengenal lebih baik pribadi masing-masing. Kerugiannya yang paling dirasakan adalah pengaruhnya terhadap produktifitas kerja. Jatuh cinta adalah masalah emosi yang cukup pelik yang bisa mempengaruhi mood kerja seseorang.
Jatuh cinta sama teman sekerja, baik gagal atau suksesnya hubungan tersebut keduanya sama-sama beresiko terhadap etika kerja di kantor. Jika hubungan berhasil dibina dengan sukses, sedikit banyak akan mempengaruhi sikap kerja pada masing-masing yang terlibat. Apalagi jika keduanya punya jabatan dalam hierarki beda. Perintah kerja bisa jalan setengah hati. Jika hubungan tersebut gagal, resiko akan makin parah. Tergantung kedewasaan masing-masing. Bayangkan jika harus melihat orang yang menolak cinta itu setiap hari. Apalagi jika seluruh kantor tahu kasusnya. Sebuah keadaan emosi yang serba tidak enak.
Hubungan Heteroseksual
Oleh karena itulah, ada beberapa perusahaan yang menyarankan agar tidak terjadi hubungan pribadi di antara para karyawannya. Perusahaan tidak melarang tapi tidak menyarankan hal tersebut terjadi. Jatuh cinta memang tidak bisa direncanakan. Tapi untuk secara terang-terangan mengekspresikan rasa cinta bisa dikendalikan.
Di perusahaan yang menyarankan untuk tidak membina hubungan yang sifatnya pribadi di tempat kerja memang amat bermanfaat bagi moralitas karyawan. Karyawan yang menghendaki diperlakukan setara dan tidak pilih kasih bisa merasa yakin bahwa faktor tersebut bisa tereliminir dengan tanpa adanya keterlibatan emosi cinta antarkaryawan.
Penulis pernah bekerja di perusahaan yang dalam buku pegangan karyawannya (employee handbook) menggariskan ketidak-etisan membina hubungan pribadi antarkaryawan di tempat kerja. Nampaknya aturan itu berjalan cukup baik. Cukup baik dalam arti bahwa para karyawan tidak secara terang-terangan menampakkan bahwa mereka saling jatuh cinta.
Ketahuannya bahwa karyawan saling menjalin cinta, karena setelah bekerja beberapa tahun mengikuti kehidupan mereka. Ternyata banyak juga karyawan yang membina hubungan pribadi di luar kerja secara diam-diam. Bahkan diantara mereka melanjutkan ke jenjang perkawinan. Selama mereka membina hubungan di tempat kerja, jarang ada karyawan lain yang tahu bahwa mereka saling jatuh cinta dan membina hubungan pribadi tersebut di luar kerja. Hanya beberapa karyawan saja yang tahu. Itupun lebih bersifat desas-desus. Semacam ada asap pasti ada api.
Jika karyawan saling jatuh cinta dan meningkat ke hubungan yang lebih serius, maka biasanya salah satu dari mereka keluar dari perusahaan. Barulah kenyataan itu terungkap. Kemudian semua merasa lega dan surprise. Tidak disangka bahwa si A ternyata telah jatuh cinta sama si B. Sebuah berita menggembirakan dan menjadi obrolan hangat di kantor. Ketika undangan perkawinan datang, mereka ramai-ramai hadir dan tertawa cekikan.
Hubungan Homoseksual
Namun ada juga kasus yang sedikit beda. Peraturan perusahaan tentang hubungan pribadi tersebut sebagian besar mengira diperuntukkan bagi pasangan heteroseksual. Tidak berpikir tentang hubungan pribadi bisa terjadi antarkaryawan berjenis kelamin sama. Hubungan pribadi antara pasangan sejenis amat susah dideteksi. Tapi punya dampak sama sebagaimana pasangan heteroseksual.
Pernah ada kasus seorang karyawati membina hubungan pribadi dengan karyawati lainnya. Banyak karyawan tidak mengira kalau mereka adalah lesbian karena penampilan mereka tidak tomboy atau menunjukkan maskulinitas. Memang satu karyawati suka main bola, itu saja sinyal lemah yang teraba.
Kemana-mana mereka berdua selalu terlihat bersama-sama. Tidak banyak karyawan yang curiga atau menaruh perhatian khusus pada tingkah laku mereka berdua. Karyawan lain mengira bahwa pasangan itu sebagai kawan karib saja. Tapi lama kelamaan akhirnya ketahuan juga dari gosip sana-sini. Namun anehnya, banyak yang tidak peduli dengan kenyataan itu. Hubungan pribadi heteroseksual di tempat kerja biasanya akan segera menarik perhatian dan mengundang kritik dan desas-desus. Tapi ternyata tidak demikian halnya dengan hubungan pribadi sejenis.
Hubungan sejenis antar karyawati tersebut berlangsung tanpa ada gangguan. Bahkan beberapa karyawan malah mendukung hubungan itu. Sebuah hubungan emosi yang cukup langka terjadi. Kelangkaan ini seolah menjadi kasus tersendiri. Seolah dikecualikan dalam peraturan perusahaan.
Sampai kemudian hubungan mereka mengalami keretakan. Alasan terjadinya keretakan tersebut menurut desas-desus, karena faktor kecemburuan. Salah seorang karyawati tersebut dikabarkan amat pencemburu sehingga membuat pasangannya merasa terusik. Setelah mereka menyatakan saling putus hubungan, kasus hubungan personal yang dulunya dihiraukan kini justru berdampak amat tak mengenakkan bagi karyawan se departemen.
Pasangan lesbian tersebut ternyata jadi tidak bisa akur. Mereka menghindari satu sama lain. Sering tidak masuk kerja dan diasumsikan karena alasan saling tidak enak di hati itu. Retaknya hubungan sejenis karyawati tersebut makin menjadi-jadi hingga menjadi duri dalam daging terhadap departemen tempat mereka kerja. Kepala departemen sampai memanggil keduanya dan menasehati agar hubungan pribadi tersebut tetap disimpan sebagai masalah pribadi dan jangan sampai mengganggu kelancaran kerja perusahaan.
Setelah beberapa minggu, akhirnya si karyawati pencemburu tersebut mengundurkan diri dari perusahaan. Para karyawan merasa sedikit lega dan mulai kembali ke rutinitas keseharian mereka. Tapi ternyata masalahnya tidak berhenti sampai di situ. Si Karyawati yang sudah keluar tersebut sering menelpon ke perusahaan dan ingin bicara dengan karyawati bekas pacarnya. Di dalam telpon kadang karyawati tersebut sambil menangis. Ia telah telpon ke mobile phone tapi tak pernah diangkat, maka ia nelpon ke kantor, begitu alasannya.
Pada suatu hari perusahaan menerima kiriman rangkaian bunga segar yang dialamatkan ke karyawati lesbian tersebut. Rangkaian bunganya cukup besar. Kami semua geleng-geleng kepala. Karyawati tersebut tak mau mengambil rangkaian bunga yang dikirim pasangannya tersebut dan akhirnya dibiarkan di ruang umum penerima tamu hingga layu. Rangkaian bunga tersebut dikirimkan sebagai tanda untuk minta maaf, begitu ceritanya. Namun sepertinya sudah tiada maaf bagi pengirim.
Setelah dikirimi rangkaian bunga tersebut, karyawati yang masih bertahan di perusahaan akhirnya menyatakan diri keluar juga dari perusahaan karena ia telah menjadi sorotan banyak orang dan membuatnya tidak kepenak. Ia tidak bisa bekerja dengan tenang lagi. Selesailah urusan emosi antar karyawati tersebut di dalam perusahaan. Sebuah kasus yang amat menyita perhatian hampir semua karyawan, tidak saja sesama departemen tapi juga departemen lain.
Hubungan Beda Hierarki
Hubungan pribadi beda kedudukan dalam hierarki perusahaan amat beresiko akan terjadinya penyelewengan kewenangan. Hubungan beda kedudukan amat disorot di Australia. Karena berpotensi merusak etika kerja perusahaan. Memang tidak semua jenis hubungan beda hierarki berakibat negatif. Tergantung masing-masing pribadi pelakunya.
Namun tidak dipungkiri bahwa atasan punya kekuasaan yang bisa diselewengkan karena faktor emosional. Jika seorang atasan menaruh hati pada bawahannya, ada kecenderungan kekuasaan tersebut akan digunakan untuk mempengaruhi kejiwaan bawahan. Sehingga bisa saja bawahan enggan menolak rayuan atasan karena faktor kewenangan ini. Bawahan takut jika karier kerjanya terpengaruh. Kadang bawahan juga berharap mendapatkan sesuatu dari atasannya dalam meladeni rayuannya.
Hubungan atasan dan bawahan dipandang amat tidak etis di Australia secara umum. Sebuah hubungan yang dinilai tidak murni. Bahkan dinilai negatif. Hubungan yang memanfaatkan faktor kedudukan untuk tujuan pribadi. Atau memanfaatkan hubungan pribadi untuk memperoleh kedudukan dari sisi karyawan bawahannya.
Hubungan beda hierarki ini bisa dijumpai di banyak bidang kerja. Dokter dengan pasien, psikiater dengan pasien, pesakitan dengan hakim dan lain-lain. Dosen membina hubungan dengan mahasiswanya juga dianggap tidak etis. Hubungan pribadi karena faktor keberadaan hierarki selalu mengundang cibiran dan dipertanyakan tujuan maksud baiknya.
Batas Kedekatan
Orang harus pandai-pandai menjaga jarak emosi di tempat kerja. Tidak saja dalam masalah hubungan emosi karena saling jatuh cinta, tapi juga kedekatan emosi lainnya. Jika kedekatan emosi itu terjadi pada karyawan setingkat dalam hierarki perusahaan, barangkali dampaknya tidak terlalu terasa. Hubungan kedekatan antarkaryawan satu level akan menjadi masalah ketika mereka berkompetisi meniti karier secara tidak fair dan terbuka. Tidak jarang hubungan emosi karyawan selevel memburuk ketika mereka saling menjatuhkan karena persaingan memperoleh kedudukan. Semula mereka sebagai teman, menjadi musuh saat memperebutkan kedudukan. Jika mereka tidak bersikap saling dewasa, konflik pribadi menjadi urusan perusahaan karena mempengaruhi etika kerja mereka dan karyawan lainnya.
Budaya yang demokratis di Australia, tidak menghalangi seorang atasan untuk berbaur dengan rekan-rekan sekerja di luar tempat kerja. Budaya egaliter memungkinkan orang untuk berbaur tanpa gap di ranah sosial. Tapi jika hubungan menjadi terlalu personal, meski dilakukan di luar tempat kerja, efeknya bisa di luar pemikiran. Karena kedekatan pribadi, mereka menjelek-jelekan satu sama lain dengan mengungkap masalah-masalah pribadi masing-masing.
Kedekatan antara atasan dan anak buah kadang juga bisa menjadi buah simalakama jika tidak disikapi dengan hati-hati. Seorang atasan karena hubungan dekat dengan anak buahnya, mereka sering keluar bersama dalam berbagai acara. Bahkan saling kunjung ke rumah masing-masing dan dilanjut dengan makan malam bersama sesama keluarga. Kedekatan yang semula bermaksud baik ini ternyata tidak selalu berakhir dengan kebaikan jika batas-batas kedekatan itu tidak dikelola dengan baik.
Lama kelamaan si bawahan bisa mengharap lebih. Misalnya, mohon kelancaran karier atau minta jenis pekerjaan yang lebih enak dan basah. Meski hubungan tetap dibina secara profesional di tempat kerja, tapi emosi manusia memang tak teraba. Sedikit banyak kedekatan emosi tersebut mempengaruhi sudut pandang dan penilaian orang. Karier dihubungkan dengan jenis makan malam yang disediakan, jenis hadiah yang telah diberi, jenis jasa yang dikorbankan sebagainya. Karier tidak lagi melulu dihubungkan dengan prestasi kerja atau hasil keputusan-keputusan lain yang lebih obyektif. Bahkan karyawan bisa minta ijin tidak masuk kerja seenaknya atau kerja semaunya karena merasa punya hubungan dekat dengan atasannya. Merasa telah melakukan kebaikan dan menyenangkan atasannya meskipun hubungan kedekatan itu dilakukan di luar tempat kerja.
Batas antara hubungan profesional di tempat kerja dan batas hubungan pribadi tidak semua orang bisa membedakan dengan baik. Hubungan baik di luar tempat kerja adalah lain ketika di tempat kerja. Hubungan profesional dan hubungan pribadi harus tetap ditarik garis pemisahnya.
Sexual Harrasment
Kedekatan lawan jenis meski tanpa cinta juga amat potensial mengundang masalah. Seorang karyawati baru perusahaan kelihatan amat ramah dan supel di mata karyawan lama. Karyawati yang masih berstatus mahasiswi itu amat ekspresif dengan emosinya. Suka ngomong dan ngobrol macam-macam. Pribadinya juga hangat. Tak segan-segan ia merangkul karyawan dan karyawati lain jika ia merasa senang, terharu atau sekedar menunjukkan simpatinya.
Karyawati tersebut statusnya masih sebagai pekerja casual (tidak tetap/paruh waktu) dan cuma bekerja dua hingga empat hari saja dalam seminggunya (karyawan full time kerja lima hari) tergantung kebutuhan tenaga dari perusahaan. Setelah beberapa hari nggak masuk, pagi itu karyawati tersebut dijadwal masuk pagi dan ketemu karyawan lain.
Karyawati tersebut nampak senang sekali karena lama nggak ketemu karyawan tersebut meski cuma beberapa hari. Setelah saling kasih salam dan tanya kabar masing-masing, karyawati tersebut memeluk karyawan teman kerjanya dan saling tempel pipi. Pelukan yang nampak wajar dilakukan di Australia. Tidak ada yang aneh dan mengundang tanya. Begitulah cara orang Australia dalam mengekspresikan keakraban mereka.
Tapi setelah beberapa bulan bekerja, nampaknya sikap karyawati tersebut jadi berubah. Ia kini merasa risih jika ada orang yang memeluknya saat ketemu. Termasuk dengan karyawan yang dijumpai beberapa bulan lalu di suatu pagi.
Pagi itu suasana kerja seperti biasa. Karyawati itu dijadwal kerja pagi hari. Dan pagi itu ia ketemu lagi dengan karyawan yang dulu pernah ia tempeli pipi. Kejadian serupa terjadi. Setelah saling kasih salam dan tanya kabar, si karyawan menempelkan pipinya ke pipi karyawati. Seolah tidak terjadi apa-apa. Bedanya, saat itu ada orang ketiga, yakni karyawan lain yang melihat kejadian itu. Sebenarnya bagi pihak ketiga ini juga tidak masalah kalau saja ia tidak melihat ekspresi karyawati itu begitu berpapasan dengannya. Karyawan ketiga ini melihat sesuatu yang tidak beres.
Tanpa tanya sana-sini, karyawan pihak ketiga ini memberitahukan apa yang dilihatnya itu ke Human Resource Manager (HRM). Tidak lama, si karyawati dipanggil dan ditanyai oleh HRM secara pribadi. Di dalam kantor HRM cewek tersebut menangis. Alasan kenapa menangis jadi pertanyaan. Bisa saja karena ia merasa tidak kepenak karena berurusan dengan HRM dan berarti akan mempengaruhi kariernya. Mungkin saja tidak atau sedikit saja ada hubungannya karena ia ditempeli pipi.
Namun oleh perusahaan sudah dianggap sebagai sexual harrasment karena tempelan pipi itu dianggap sebagai perbuatan yang tidak menyenangkan. Akhirnya karyawan tersebut dipecat. Sexual harrasment adalah tindak pelanggaran di tempat kerja yang dikategorikan amat serius di Australia yang ketat dengan undang-undang perlindungan buruhnya. Sanksinya bisa dikeluarkan dari tempat kerja saat itu juga (instant dismissal). Tidak pandang bulu, siapa pun pelakunya. General Manager pun bisa ditendang keluar dari perusahaan jika terbukti telah melakukan tindak pelecehan seksual.
Penutup
Banyak orang tidak sadar bahwa hubungan kedekatan emosi di tempat kerja sebenarnya jauh lebih rumit bila belum lama tinggal di Australia. Karena hukum-hukum di tempat kerja amat kompleks. Hukum perburuhan di Australia menjamin semua karyawan diperlakukan dengan adil dan setara. Diskriminasi berdasar umur, jenis kelamin, orientasi seksual, tinggi tubuh, postur tubuh, adat dan budaya amat dilarang. Jika terbukti melakukan pelanggaran, sanksinya cukup mahal bagi perusahaan. Bisa puluhan ribu dollar. Seksual harrasment hanya satu sisi saja dalam perundangan perburuhan di Australia yang melindungi pekerja.
Pemecatan karyawan juga tidak bisa gampang saja dilakukan oleh perusahaan. Terutama bagi karyawan yang telah melampaui masa percobaan selama tiga bulan. Jika karyawan telah lewat masa percobaan (probation period), maka karyawan dilindungi secara penuh oleh hukum. Pemberhentian kerja yang tanpa mempertimbangkan segi hukum bisa berakibat runyam bagi perusahaan. Perusahaan tidak bisa berlaku semena-mena pada karyawannya. Tidak gampang bagi perusahaan di Australia untuk memecat atau mengeluarkan karyawannya tanpa alasan jelas berdasar hukum. Prosesnya amat rumit dan kadang perlu waktu panjang.
Untuk itulah, sebagian besar perusahaan akan menerbitkan buku pegangan wajib bagi karyawan barunya yang mengatur tata cara dan aturan kerja di perusahaan. Kewajiban dan sanksi bagi karyawan dipastikan dimengerti oleh karyawan baru sebelum akhirnya kontrak kerja ditanda-tangani.*** (HBS)

Membangun Karakter Sebagai Modal Masa Depan!


Apa yang ada dibenak Anda ketika disebut kata modal? Mungkin langsung terpikir uang bermilyar rupiah, deposito sampai trilyun, setumpuk investasi saham, atau property di berbagai tempat sebagai simpanan masa depan. Pernahkah terpikirkan modal dalam bentuk lain, seperti modal spiritual, jiwa yang tulus atau karakter tertentu yang dapat diandalkan? Menurut Danah Zohar dan Ian Marshall dalam bukunya Spiritual Capital, justru modal spiritual akan memperkaya aspek-aspek kehidupan kita sehingga mampu memberi makna penting dalam hidup ini bagi banyak orang.
Banyak orang tua sangat mementingkan tingginya IQ anak-anak mereka, sehingga dengan segala cara mereka berusaha merangsang pertumbuhannya pada anak mereka. Pihak sekolah juga memiliki standard IQ yang mengharuskan anak-anak tingkat dasar memiliki tingkat IQ tertentu untuk bisa diterima di sekolah. Sebaliknya soal spiritual dan juga karakter sering diabaikan dan dipandang sebelah mata. Karakter hanya dianggap sebagai pelengkap semata, bukan prioritas dalam kurikulum yang ada. Padahal karakter sangat penting dalam pembangunan pribadi anak yang tangguh, atau bahkan dalam membangun peradaban, seperti diuraikan Ratna Megawangi Ph.D dalam bukunya “Pendidikan KarakterSolusi tepat untuk membangun bangsa.” Lord Channing mengatakan “The great hope of society is individual character.
Dunia tempat kita hidup saat ini penuh dengan tantangan yang kompleks, sebab dunia sudah berubah, semakin kejam, menakutkan dan rusak. Gaya hidup yang dipertontonkan dunia masa kini dipenuhi oleh kekacauan moral, di mana keluarga tradisional sudah menjadi barang langka. Yang marak dan dipertontonkan di masyarakat adalah keluarga yang hancur, ayah dan ibu saling menyakiti sehingga anak jadi korban. Situasi dan kondisi seperti ini tidak dapat diatasi hanya dengan rasio atau logika semata, dibutuhkan modal yang berbeda. Dibutuhkan hikmat dan disiplin yang luar biasa untuk membangun anak-anak yang kuat menghadapi ranjau perubahan, arus informasi yang sangat deras, obat-obatan terlarang, dan pergaulan seks bebas. Dibutuhkan karakter yang kuat untuk bertahan dalam kehidupan yang keras, agar mampu mengatasi segala persoalan yang dihadapi di masa depan.
Pakar pendidikan, William Bennett, dalam bukunya Moral Literacy and the Formation of Character mengatakan bahwa “The biological, psychological and educational well-being of our children depend on the well-being of the family. The family is the original and most effective Department of Health, Education and Welfare.
Pembangunan karakter anak sangat ditentukan olehpola asuh sejak dini dalam keluarga. Karena itu perlu dibangun keluarga yang kokoh untuk dapat melahirkan generasi-generasi penerus yang berkualitas ,berkarakter kuat yang bermanfaat besar dalam masyarakat. Yang harus berperan bukan hanya ibu, tetapi juga ayah. Bahkan keterlibatan ayah dalam pengasuhan dimasa kecil sampai usia remaja sangat menentukan pembentukan karakter anak. Keluarga yang harmonis, dimana ayah dan ibu saling berinteraksi dengan kasih sayang akan memberikan suatu lingkungan yang kondusif bagi pembentukan karakter anak. Menurut Erikson, kesuksesan orang tua membimbing anaknya dalam mengatasi konflik kepribadian di usia dini sangat menentukan kesuksesan anak dalam kehidupan sosial di masa dewasanya kelak (Erikson, Identity: Youth and Crisis, 1968).
Alice Miller dalam bukunya, For Your Own Good membuat analisis menarik tentang kaitan antara kebencian Hitler terhadap orang Yahudi dengan pengalaman masa kecilnya yang sangat pahit. Ayahnya sangat kejam, suka menyiksanya dengan tali pinggangnya sejak ia balita. Ketika beranjak dewasa baru Hitler tahu bahwa ayahnya adalah anak dari hasil hubungan gelap antara neneknya dengan pria Yahudi. Menurut Alice Miller, perlakuan Hitler terhadap orang Yahudi dipicu oleh keinginannya untuk membalas dendam kepada ayahnya yang sangat ia benci. Menyedihkan sekali!!
Jelaslah bahwa untuk menyiapkan masa depan yang gemilang bagi anak, setiap orang tua punya andil besar untuk mempersiapkannya bahkan sejak anak masih dalam kandungan. Sebab menurut Eric Neumann, dalam bukunya The Child mengatakan bahwa kelekatan (bonding) antara ibu dan anak akan menentukan pembentukan kepribadian anak selanjutnya.
Menjadi orangtua di masa kini bukanlah pekerjaan mudah yang boleh dianggap remeh, sebab perlakuan orang tua sangat berperan dalam pembentukan karakter anak. Menurut Albert Bandura, tokoh pendidikan, anak belajar melalui observasi terhadap perilaku modelnya, kemudian anak menirunya. Bukankah model utama anak adalah orang tuanya sendiri? Jadi membangun karakter anak harus dimulai dengan menyadari kekuatan dan kelemahan karakter sendiri sebagai orang tua. Orang tua yang sadar akan dirinya dan mau belajar memperbaiki diri diharapkan mampu menjadi teladan bagi anak-anaknya. Biarlah anak-anak tumbuh dengan berbekal modal penting dari keluarganya, yaitu karakter dan kepribadian yang kuat.
Amsal 22:6 mengatakan “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”

Tuesday, July 22, 2014

Apa itu Entrepreneurship?

 
Enterpreneurship adalah kemampuan dan kemauan nyata seorang individu, yang berasal dari diri mereka sendiri, dalam tim di dalam maupun luar organisasi yang ada, untuk menemukan dan menciptakan peluang ekonomi baru.[ Wennekers dan Thurik (1999)]

 

Mengapa orang mengambil tantangan menjadi wirausaha/entrepreneur?
1. Opportunity/kesempatan
Kesempatan menjadi entrereneur adalah menjadi Leadership atau kepemimpinan di bisnis yang anda bangun. Kepemimpinan merupakan faktor kunci menjadi wirausahawan sukses. Berani tampil ke depan menghadapi sesuatu yang baru walaupun penuh resiko.
Selain itu, anda akan mendapatkan kesempatan untuk sukses. Keberhasilan demi keberhasilan yang diraih oleh seseorang yang berjiwa entrepreneur menjadikannya pemicu untuk terus meraih sukses dalam hidupnya. Bagi mereka masa depan adalah kesuksesan adalah keindahan yang harus dicapai dalam hidupnya.

2. Profit/ keuntungan
Salah satu alasan yang menggiurkan menjadi seseorang entrepreneur adalah keuntungan yang didapat. Anda bisa menjadi orang terkaya jika bisnis yang dikerjakan sukses. Tentunya dengan harus mempunyai kegigihan untuk usaha lebih keras dan keuletan.

3. Independence/Kebebasan
Beberapa enterpreneur benar-benar tidak nyaman ketika bekerja untuk orang lain. Salah satu dari yang terbaik menjadi entrepreneur adalah kebebasanuntuk mengejar semangat dan cita-citamu. Saat menjadi entrepreneur anda tidak harus pulang pergi dan memakai pakaian kantoran. Anda bisa membangun suasana pekerjaan anda dengan nyaman jika menjadi entrepreneur.

4.Challenge/Tantangan
Kita mungkin sering membaca atau menyaksikan beberapa kasus mundurnya seorang manajer atau eksekutif dari suatu perusahaan. Sebagian dari mereka ternyata merasa jenuh terus menerus mengemban tugas rutin yang entah kapan berakhirnya. Mereka membutuhkan kehidupan yang lebih dinamis yang selama ini belum mereka dapatkan di perusahaan tempat mereka bekerja. Akhirnya mereka menelusuri aktivitas seperti apakah yang dapat memuaskan kebutuhan mereka akan tantangan ? “Berwirausaha” ternyata menjadi pilihan sebagian besar manajer yang sengaja keluar dari kemapanannya di perusahaan. Mengapa “wirausaha?” Ternyata begitu banyak variasi pekerjaan dan perubahan yang sangat menantang dalam dunia wirausaha.


Apa yang dibutuhkan untuk menjadi wirausaha/entrepreneur?
1.Self-directed
Anda harus disiplin dan benar-benar nyaman menjadi bos. Anda sendiri yang akan bertanggung jawab atas kesuksesan atau kegagalan

2.Self-nurturing
Anda harus percaya terhadap ide anda sendiri bahkan ketika tidak ada orang lain setuju dan anda harus mampu mengisi kembali semangat anda.

3.Action-oriented
tidak cukup jika hanya mempunyai Ide bisnis yang besar.yang paling terpenting adalah membakar keinginan untuk merealisasikan, aktualisasi,dan bangun mimpi dalam kenyataan

4.Highly energetic
Anda harus mampu dalam menangani Emosi,mental, dan fisik untuk bekerja keras dan panjang.karyawan dapat berlibur di akhir pekan;entrepreneurs sering bekerja 7 hari sepekan penuh dan tidak ada libur tahunan.tetapi kebanyakan entrepreneur berpikir itu lebih baik daripada bekerja waktu yang lama untuk seseorang.

5.Tolerant of uncertainty
Kesuksesan enterpreneur adalah mereka harus memperhitungkan resiko dan mampu menanganinya.

entrepreneurial teams adalah kumpulan orang yang berpengalaman dari area bisnis yang berbeda untuk gabung bersama membentuk managerial teams dengan skills/Keahlian yang diperlukan untuk membangun,membuat dan memasarkanproduk baru.

Intrapreneurs
orang-orang kreatif Yang bekerja sebagai pengusaha dalam perusahaan. Intrapreneurs menggunakan sebuah perusahaan sebagai sumber daya untuk meluncurkan produk baru untuk perusahaan.


Micropreneur / home-based businesses.
Micropreneur bersedia untuk menerima resiko untuk memulai dan mengelola bisnis yang tetap kecil, mereka melakukan pekerjaan yang mereka ingin lakukan, dan menawarkan gaya hidup yang seimbang. Contoh dari Micropreneur seperti penulis, konsultan,produser video,arsitek, dll


Beberapa alasan berkembangnya home-based businesses:
1. Teknologi komputer bisa berkompetisi dengan orang yang bekerja dilapangan dan hasilnya tidak beda jauh.
2. Corporate downsizing(perampingan) menyebabkan banyak karyawan membuat usaha sendiri
3. sikap sosial telah berubah
4. Hukum pajak baru telah melonggarkan pembatasan dengan dikuranginya biaya untuk rumah kantor.


Tantangan dalam home-based businesses:
1. mendapatkan customer baru
2.mengatur waktu
3. memisahkan menjaga pekerjaan dan tugas-tugas rumah
4.mematuhi peraturan kota
5.mengatur resiko


Keuntungan home-based businesses:
1. Kemampuan untuk memulai bisnis dengan segera
2.nyaman dengan kondisi pekerjaan
3.rendah resiko dari percobaan dan kesalahan
4.tidak pulang pergi
5.bisa dengan modal yang minimal untuk memulai


Kelemahan home-based businesses:
1. susah untuk membangun kebiasaan kerja
2.terbatasnya dukungan sistem
3.terisolasi
4.ruang kerja kemungkinan terbatas
5.klien mungkin tidak nyaman datang kerumah anda
6. gangguan kehidupan pribadi
7. Keberhasilan didasarkan 100 % pada upaya anda


Web-based businesses.
Dengan berkembang cepatnya internet, sekarang berbisnis juga dapat dilakukan melalui internet. Fakta Pada tahun 2010 penjualan barang online meraup sekitar $180 miliyar atau sekitar 7 persen terhadap keseluruhan penjualan.Forrester Research memprediksikan bahwa penjual online akan mencapai $250 miliyar pada tahun 2014. Salah satu jalur termudah dalam memulai Web-based businesses dengan melalui Affiliate Marketing.

 

Affiliate Marketing adalah Strategi marketing yang berbasis internet. Cara kerjanya adalah kita menjual produk orang lain di dalam dunia maya ketika Anda mengirimkan suatu situs ke seseorang, dan mereka melakukan pembelian maka anda akan menerima komisi dari perusahaan. Program-program yang menyelenggarakan afiliasi marketing sebut saja Amazon, Clickbank

Monday, July 21, 2014

4 Kuadran Otak

  1. Bagian atas cerebral kiri : Analitik, matematik, teknikal, pemecahan masalah.
  2. Bagian bawah sistem limbik kiri : Pengendali, konservatif, perencana, pengatur, dan administratif.
  3. Bagian bawah sistem limbik / otak mamalia kanan : Interpersonal, emosional, musikal, spiritual, dan model bicara.
  4. Bagian atas cerebral kanan : Imajinatif, sintesis, artistik, holistik, dan konseptual.
Otak Memiliki Pusat-Pusat Kecerdasan
        Masing-masing belahan otak memiliki bagian-bagian sebagai berikut:
  • Korteks prefrontal, yang bertugas memproses dalam berpikir.
  • Korteks motor, yang bertugas mengendalikan aktivitas.
  • Lobus temporal, yang merupakan pusat percakapan.
  • Lobus parietal, yang bertugas menangani kemampuan spasial.
  • Lobus okssipital, yang menjadi pusat penglihatan.
  • Serebelum atau otak kecil, yang berperan penting dalam penyesuaian postur dan keseimbangan. Ini juga bertugas sebagai "pilot otomatis" ketika kita melakukan fungsi yang telah dipelajari, seperti mengendarai sepeda dan mobil.
  • "penjaga gerbang", yakni amigdala, hipocampus, dan caudate nucleus. Ketiga "penjaga gerbang" tersebut bertugas menyebarkan pesan-pesan penting keberbagai bagian otak.